Tampilkan postingan dengan label 5. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 5. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 April 2014

Gempa 5 2 SR di Bali Terasa Kuat di NTB

Gempa 5,2 SR di Bali, Terasa Kuat di NTB - Gempa kembali terjadi di Pulau Dewata, Bali, Jumat 4 November 2011 pukul 21.59 WIB. Lindu mengguncang dengan kekuatan 5,2 skala Richter, pada kedalaman 70 kilometer.

Gempa terjadi di lokasi 9.18 LS - 115.69 BT. Pusat gempa berada di 67 kilometer tenggara Nusa Dua, Bali.

Meski gempa tidak besar, getaran terasa kuat dirasakan di Nusa Tenggara Barat. Kontributor VIVAnews.com di Mataram, Edy Gustan, melaporkan, gempa dirasakan para pasien Rumah Sakit Kota Mataram.

"Pasien di lantai dua diungsikan, termasuk tiga bayi yang baru lahir. Pasien khawatir sampai berkeringat dingin," kata dia, Jumat malam. Saat ini, para pasien masih berada di luar bangunan, khawatir ada gempa susulan.

Sebelumnya, dua gempa mengguncang Bali pada Kamis 13 Oktober 2011. Gempa pertama berkekuatan 6,8 SR mengguncang Bali sekitar pukul 11.16 WITA, mengakibatkan bangunan rusak dan 46 orang luka.

Selang lima jam terjadi gempa susulan dengan kekuatan 5,6 SR yang terjadi pukul 15.55 WITA. Titik pusat gempat berada di 9,89 derajat Lintang Selatan dan 114,53 derajat Bujur Timur. Koordinat tersebut berada di 143 kilometer barat daya Nusa Dua, Bali. Kedalaman gempa 10 kilometer.

Akibat gempa tersebut beberapa bangunan dan fasilitas publik mengalami kerusakan. Setelah melalui pendataan, kerugian akibat gempa ditaksir mencapai Rp1 miliar.

sumber: VIVANEWS.COM

Rabu, 18 Desember 2013

5 Pesepak Bola yang Pernah Memiliki Kelainan Kesehatan

Kesehatan merupakan penunjang utama bagi seorang pesepak bola. Tapi ternyata tidak sedikit pesepak bola yang mampu bertahan dan menjadi pemain besar, padahal kesehatannya tidak seratus persen sehat. Beberapa pesepak bola yang pernah mengidap penyakit serius namun mampu bertahan tersebut diulas blogger.com di bawah ini:



1. Eric Abidal (Prancis/Barcelona)



 Saat  Barcelona menjuarai Liga Champions Eropa 2011, Eric  Abidal mendapat kehormatan  sebagai  pemain  pertama  untuk  mengangkat trophy.  Padahal dirinya bukanlah seorang kapten tim.  Kehormatan tersebut  merupakan  penghargaan seluruh anggota skuad  El  Barca pada  pemain yang mampu bertahan dan bangkit dari penyakit tumor livernya. Sebelum menjalani operasi, Abidal merasa karier  sepakbolanya akan habis lantaran tumor liver tersebut. Namun nyatanya, pesepak bola muslim ini bisa bertahan dan didaulat sebagai pemain belakang terbaik 2011 oleh Federasi Sepak Bola Spanyol


2. Nwanko Kanu (Nigeria)



Setelah  menimba ilmu bersama akademi sepak bola  Ajax  Amsterdam, perhatian jagat sepak bola terhadap Nwanko Kanu  semakin  menjadi kala  Nigeria  meraih emas di Olimpiade  Atlanta  1996.  Aksinya membuat  Inter  Milan tertarik untuk merekrutnya. Namun  setelah melakukan  tes kesehatan, Kanu diagnosa menderita lemah  jantung. Setelah  menjalani  pengobatan di Clebeland,  Kanu  bisa kembali  merumput  dan menjalani karier bersama Arsenal  dan  Portsmouth. Kini pemain bertubuh jangkung ini memiliki Kanu Heart Foundation, sebuah  yayasan yang membantu masyarakat miskin dalam  pengobatan penyakit jantung.


3. Edgar Davids (Belanda)



Tim  besar  seperti  Ajax Amsterdam, Juventus,  AC  Milan,  Inter Milan, Tottenham Hotspur hingga Crystal Palace pernah  merasakan tenaga  kuda  dari Edgar Davids. Visi bermainnya  membuat  lini tengah klub yang dibelanya merasa nyaman. Ternyata selama menjalani kariernya Davids menderita trakom atau penyakit infeksi  mata yang bisa mengganggu  penglihatannya.  Tepatnya  saat membela  Juventus, Davids memutuskan tetap menjalani karier  bersepakbolanya dengan bantuan kaca mata khusus dalam setiap pertandingan.


4. Harry Kewell (Australia)



Permainan  impresifnya bersama beberapa klub yang pernah  disinggahinya  seperti Leeds United, Liverpool dan  Galatasaray  tidak memperlihatkan Harry Kewell menderita kelainan kesehatan.  Pemain asal Australia itu didiagnosa menderita autoimmune hepatitis atau gen  turunan yang menyerang sistem ketahanan tubuh terutama  protein dalam hati dan menyebabkan kematian sel-sel tubuh dan peradangan. Tetapi penyakit itu bisa ditekan dengan pengobatan  menggunakan steroid.


5. Lionel Messi (Argentina/Barcelona)


Di  Abad 21, hampir tak ada yang menyangkal Lionel  Messi  adalah pesepakbola terbaik di  jagat ini. Skill,  speed,  dan  insting mencetak  gol yang dimiliki tak ada duanya. Namun  siapa  sangka, kaki Messi tidak tumbuh secara sempurna. Messi mengalami kekurangan hormon pertumbuhan pada 1996 sehingga harus menjalani  terapi injeksi  growth  hormone deficiency  (GHD).  Beruntung  Barcelona membelinya  dari klub lamanya di Argentina, Neweill Old Boys  dan membiayai terapi  GHD. Hasilnya kini bisa diraih  Barca  dengan persembahan banyak gelar.

5 Industri di Amerika Serikat Yang Terancam Bangkrut

Krisi Ekonomi yang melanda Amerika Seikat ternyata berdampak bagi beberapa industri di Amerika Serikat yang ternacam gulung tikar. Banyak peneyabab yang membuat Industri di AS bangkrut diantaranya tingginya persaingan, murahnya barang impor, penurunan permintaan, stagnasi teknologi, dan masih banyak lagi. Nah berikut ini ada beberapa industu di Amerika Serikat Yang Terancam Bangkrut seperti yang dilansir IBISWorld.


Selengkapnya »

Sabtu, 23 November 2013

5 Kota Dengan Kuota Internet PALING cepat di Dunia


Internet saat ini telah menjadi bagian hidup sehari-hari masyarakat global. Kecepatan internet yang memadai tentu saja akan memuaskan para penggunanya.
Beberapa kota di dunia tercatat punya kecepatan internet luar biasa. Menurut laporan terbaru mengenai kecepatan internet global dari Akamai, kota-kota di Asia sangat mendominasi.
Kota-kota mana saja dengan kecepatan internet paling ngebut? Berikut daftarnya seperti dikutip dari catatan Akamai. 
Yokohama - 12,8 Mbps
Yokohama termasuk kota terbesar di Negeri Sakura, dengan penduduk kedua terbanyak sejumlah 3,7 juta jiwa. Yokohama saat ini menjadi kota pelabuhan yang sangat sibuk dengan infrastuktur kelas atas
Kanagawa - 13,3 Mbps
Kanagawa adalah sebuah perfektur di Jepang yang masuk region Greater Tokyo Area. Jumlah populasinya termasuk padat dengan penduduk sekitar 8,9 juta jiwa.
Tokai - 14,1 Mbps
Tokai adalah kota yang juga terletak di Jepang. Kota ini termasuk wilayah pinggiran di Negeri Sakura itu. Pemerintah setempat mengoperasikan beberapa pusat teknologi nuklir di sini
Shimotsuma - 14,4 Mbps
Posisi ketujuh dipegang juga oleh kota di Jepang yang bernama Shimotsuma. Kota yang terletak di wilayah Ibaraki ini didirikan pada 1 Juni 1954.
Suwon - 14,8 Mbps
Posisi keenam kota dengan internet paling ngebut sedunia dipegang wilayah di Korea Selatan. Yaitu Suwon, kota pendidikan di Korea Selatan. Sekitar 14 universitas bermarkas di kota ini.